humas@polmathik.ac.id +6281226498073

Bentuk Realisasi Konkret MoA, DPUPR Purbalingga dan Politeknik Madyathika Gelar Sertifikasi Pelaksana Lapangan

Tanggal Publish : Selasa, 30 Juni 2026
Kategori : Berita

PURBALINGGA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purbalingga bersama Politeknik Madyathika dan LSP ATAKI menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Pelaksana Lapangan Pekerjaan Saluran Irigasi (Level 4). Kegiatan yang berlangsung di Lantai 2 Gedung Politeknik Madyathika pada Selasa (30/6/2026) ini merupakan bentuk realisasi konkret dari Memorandum of Agreement (MoA) yang telah disepakati kedua belah pihak.


Langkah taktis ini diambil guna memastikan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tingkat institusi langsung membuahkan aksi nyata. Sebanyak 30 peserta dari unsur DPUPR Kabupaten Purbalingga dan civitas akademika Politeknik Madyathika dilibatkan secara intensif untuk meningkatkan standardisasi keahlian lapangan.

Sekretaris Program Studi Manajemen Konstruksi Politeknik Madyathika, Ir. Agus Erwansyah, S.T., M.Sc., yang hadir mewakili Direktur Politeknik Madyathika, Dr. Ir. Taufik Dwi Laksono, menyampaikan apresiasi mendalam atas terlaksananya kolaborasi ini. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pengelolaan irigasi yang andal harus ditopang oleh kesiapan mutu para pekerja di lapangan. 
"Irigasi adalah fondasi penting dalam menjaga ketahanan pangan dan menggerakkan peradaban. Di balik saluran irigasi yang berfungsi optimal, harus ada SDM yang memiliki kompetensi serta integritas tinggi. Pelatihan ini adalah langkah nyata kita bersama untuk mengelola sumber daya air secara efektif demi kemaslahatan masyarakat Purbalingga," tutur Agus.
 
Di sisi lain, Kepala DPUPR Kabupaten Purbalingga, Drajat Uji Wakhyono, S.T., M.T., menjelaskan bahwa pemilihan Politeknik Madyathika sebagai mitra eksekusi didasari atas kesiapan infrastruktur dan keselarasan kurikulum vokasi yang dimiliki kampus. Pihaknya berharap legalitas sertifikat kompetensi ini dapat langsung berdampak pada efisiensi dan ketepatan mutu proyek fisik irigasi di Purbalingga.

"Sinergi ini adalah model ideal kolaborasi antara pembuat kebijakan dan institusi pendidikan. Melalui implementasi MoA yang terarah ini, kita bersama-sama memastikan bahwa para pelaksana di lapangan memiliki kualifikasi yang teruji untuk menekan risiko kegagalan struktur bangunan," kata Drajat.
 
Melalui momentum ini, Politeknik Madyathika kembali memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam melahirkan tenaga kerja siap pakai yang responsif terhadap dinamika industri konstruksi nasional.